Headline

Ajining diri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana merupakan suatu pepatah jawa yang memberikan nilai yang luar biasa apabila kita memahami dan melaksanakannya.  Adapun dari pada Ajining diri dumunung ana ing lathi artinya kehormatan seseorang terletak pada tutur katanya dan ajining raga ana ing busana berarti kehormatan fisik seseorang terletak pada busana yang dikenakannya.

Namun, pada  zaman sekarang ini, pepatah turun temurun itu semakin memudar  di kalangan masyarakat,  pegawai,  bahkan pejabat. Mereka para pelayan masyarakat yang seharusnya melayani masyarakat dengan baik, justru menghardik masyarakat itu sendiri. Para calon Kepala Desa, Bupati, Gubernur dan lain lain,  apabiala berkampanye tidak tertinggal janji-janji manis dan kemudian mengingkari janji tersebut dan lebih parahnya bertindak kriminal atau korupsi setelah kursi empuk didapatkan. Atau mereka para masyarakat yang kerap mengumpat dengan sebutan binatang dari mulutnya, berbicara kasar pada lawan bicaranya, bergunjing, ataupun yang lebih kejam adalah memfitnah. Tanpa disadari ini sangat merugikan diri sendiri.

Sebuah contoh nyata ketika saya akan berobat ke sebuah puskesmas di daerah saya. Salah satu pegawai di puskesmas tersebut selalu berkata kasar dan teramat menyakitkan hati. Ternyata hal seperti ini tidak saja dialami oleh saya, namun juga dialami oleh pasien lain. Yang lebih parahnya lagi, ketika ada pasien batuk parah di puskesmas tersebut, tanpa segan pegawai itu membentak dan mengusir agar pasien itu segera  keluar dari ruangnnya. Tidak saja di puskesmas, ternyata kejadian penanganan pasien yang tidak memuaskan juga terjadi di sebuah rumah sakit. Dimana saat itu Daniela jaladara membuat sebuah status dan mengunggahnya di media sosial.  “Beberapa kali membawa pasien ke rumah sakit yang berbeda namun menemukan satu kesamaan: para pelayan orang sakit rupanya sudah "sakit akut". Jiwa melayaninya hampir tak ada. Mereka memanggil nama-nama pasien seperti majikan jahat meneriaki pembantunya. Astaghfirullah. Seorang pasien kakek yang sudah jompo di hardik, dibentak, disalahkan gara-gara tidak tahu caranya mengantri. Merasa belum puas, "pelayan kesehatan" ini menggunjingkan kesalahan si kakek kepada pasien lain, didepan kakek tua yang usianya lebih dari 70th.”

            Dari kedua contoh nyata diatas sangat miris sekali. Jika Indoensia dikenal dengan budaya timur yang terkenal ramah dan baik namun pada kenyataannya tidak  demikian. Apakah memang zaman telah merubahnya? Ataukah dengan begitu akan merasa bangga dan puas telah menyakiti hati seseorang? Sangat berbeda sekali dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit ketika saya masih di Hong Kong. Ketika saya akan mengambilkan obat milik majikan. Mereka tahu siapa saya. Namun, mereka tetap ramah dan memasang muka yang cukup ceria ketika menyapa pasien. Seharusnya apabila masih merasa bangsa Indonesia merasa malu dengan ucapan yang kasar dan tidak bermanfaat.

Lalu apakah sikap seperti ini akan selalu dipupuk dan tidak berusaha untuk merubahnya? Sikap yang demikian itu tanpa disadari menjadikan orang menjahui kita, merasa tersudutkan lalu kemudian orang yang disekeliling kita juga tidak akan menghormati kita sebagaimana kita tidak menghormati mereka. Berusahalah untuk merubah lidah agar mengucapkan hal-hal yang baik saja, segera meminta maaf ketika kita merasa menyinggung perasan lawan bicara. Ketika menghadapi orang tua atau lawan yang bicara yang sulit untuk diajak bicara yakinkan dalam hati bahwa orang yang diajak bicara itu adalah orang tua kita ataupun sanak family kita. Karena sesungguhnya ucapan baik itu salah satu sedekah. Seperti dalam hadits riwayat Al-Bukhari no 2707 dan Muslim no 2332 yang berbunyi, “kata-kata yang baik adalah sedekah.”

Sikap yang tidak mendapatkan kehormatan akan fisik kita oleh pepatah jawa disebut Ajining rogo seko busono. Berpakaian kekurangan bahan sepertinya sudah mencari trend di kalangan masyarakat saat ini. Gaya berbusana ala barat menjadi salah satu pilihan favorit baik remaja, dewasa, bahkan ibu-ibu. Yang lebih memprihatinkan lagi itu ketika ada seseorang menggunakan jilbab, namun (maaf)  menonjolkan buah dada  atau menguunakan pakaian yang sangat ketat. Untuk gaya jilbab yang seperti ini dikenal dengan sebutan jilboob atau ada juga yang menyebut jilbab ketupat.

Cara berpakaian yang seperti itu tentunya akan menimbulkan hal-hal negatif. Seperti contohnya kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual. Tidak menyalahkan kaum Adam jika gaya berbusana yang dikenakan seperti itu. Kita tidak akan dilecehkan jika kita menutup aurat atau memakai baju yang sopan. Tidak saja kaum lelaki yang sungkan jika melihat seorang wanita berbusana tertutup namun masyrakat sekitar pun akan sungkan.

Dari uraian tentang Ajining diri dumunung ana ing lathi, Ajining rogo ana ing busono berarti, apabila pepatah dari sesepuh ini diterapkan, maka akan mengandung nilai yang luar biasa bagi diri kita sekaligus memberikan manfaat positif.

Apapun yang terjadi pada diri kita tergantung oleh kita dalam membawa diri di pergaulan bermasyarakat.

Tulisan ini disertakan dalam kontes GA Sadar Hati -Bahasa Daerah Harus Diminati 






Secara teori mendidik anak itu terbilang mudah, akan tetapi dalam penerapannya tidak semua orang tua berhasil. Mendidik anak wajib dimengerti oleh orang tua agar anak itu tumbuh dengan baik secara emosional, intelektual, maupun spiritual. Salah dalam mendidik anak akan berakibat fatal pada tumbuh kembang anak. Ia akan menjadi anak yang jauh dari harapan orang tua. Pergaulan bebas, rawannya penularan virus mematikan seperti HIV/AIDS dan lain-lain. Lalu bagaimana cara mendidik anak dengan baik apalagi kita para BMI berjauhan kepada anak-anak kita? Untuk menjawab itu semua kali ini sahabat setia Iqro kedatangan tamu yaitu Ibu Nurul Hidayat yang merupakan ketua umum  Salimah yaitu sebuah organisai yang bergerak dalam kepedualiannya terhadap perempuan dan anak Indonesia.

1.      Bisakah ibu menceritakan hal apa yang mendasari terbentuknya Organsiasi Massa Persaudaraaan Muslimah, Salimah Peduli Perempuan, Keluarga, dan anak Indonesia!
 Keprihatinan terhadap kondisi bangsa yang masih rendah kualitasnya dari berbagai sisi. Baik sisi kualitas aqidah umat, akhlak/moral, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Hal ini mendorong sebagai muslimah untuk berkontribusi memberikan solusi bagi permasalahan2 yang ada. Kami mengambil segmen perempuan sebagai sasaran kiprah gerak organisasi dengan meyakini bahwa meningkatkan kualitas perempuan dalam menjalankan multi perannya berarti memajukan kualitas keluarga dan anak. Kualitas keluarga sangat dibutuhkan bagi terbentuknya masyarakat yang baik, produktif dan sejahtera. Kualitas anak Indonesia  akan menentukan kualitas bangsa Indonesia di masa yang akan datang, maka menjadi sangat penting bagi para orangtua untuk memahami bagaimana mengasuh dan mendidik anak
dengan baik.

 2.  Menurut ibu Salimah bagaimana cara mendidik anak agar anak itu tumbuh menjadi anak yang baik?
Kedua Orangtua harus siap menjadi baik terlebih dahulu dengan terus bertekad memperbaiki kualitas diri. Karena keteladanan secara nyata dari kedua orangtua adalah bahasa yang mudah difahami anak. Mulai dari diri sendiri , beri anak contoh yang baik, lalu sampaikan nasihat dengan cara yang baik pada saat anak siap mendengarkan, serta orangtua pun menggunakan cara yang tidak emosional dalam memberi pengarahan.

  3.  Dalam mendidik terkadang orang tua ada yang bersikap tegas dan adapula yang terlalu memanjakan. Apakah kedua hal yang berbeda ini akan mempengaruhi tumbuh kembang anak?
Bersikap tegas adalah baik tapi jangan emosional. Karena ketika orangtua emosional sering tindakannya tidak terkontrol, hanya melampiaskan kemarahan tanpa berfikir jernih untuk bersikap bijaksana. Jika orangtua sering bersikap emosional, melampiaskan kemarahan tanpa kontrol, anak bisa ketakutan, merasa tidak disayang dan tidak dihargai. Lama kelamaan ia bisa memiliki harga diri dan rasa percaya diri yang rendah. Kepribadian seperti ini bisa terbawa hingga dewasa.
Memanjakan yang tidak boleh adalah membiarkan anak berbuat apa saja tanpa aturan yang jelas, semua serba boleh. Takut melarang anak karena sayang. Ini memanjakan yang salah. Adapun bersikap penuh kasih sayang pada anak adalah hal yang sangat baik dan sangat dianjurkan dalam Islam. Menunjukkan kasih sayang pada anak dengan bersikap santun, berkata lembut, memberi perhatian dan ungkapan cinta yang tulus adalah  "vitamin" bagi jiwa anak yang akan membuatnya bahagia dan merasa dicintai, dihargai dan kemudian menjadikan anak memiliki harga diri dan rasa percaya diri yang baik.

   4.  Bagaimana cara orang tua memonitori anak ketika berada di luar rumah sementara di luar rumah kita sebagai orang tua khawatir jika anak salah dalam bergaul misalnya terlibat narkoba, pergaulan bebas dengan kawan lawan jenis misalnya?
Sejak dini, biasakan menjalin komunikasi yang baik dengan anak. Ciptakan suasana nyaman sehingga anak terbiasa terbuka dengan orangtua, terbiasa bercerita tentang aktivitasnya. Misalnya sejak kecil biasakan bertanya pada anak apa yang ia lakukan ketika tidak bersama orangtua dan beri perhatian ketika anak menjelaskan apa yang ia lakukan. Secara tidak sadar anak terbiasa untuk menceritakan apa pun yang ia kerjakan saat tidak bersama orangtua. Otomatis orangtua bisa melakukan kontrol yang baik. Memberi masukan dan komentar positif atau meluruskan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki dari aktivitas anak. Sampaikan pada anak dalam kesempatan-kesempatan  yang tepat, bahwa sebagai orangtua kita sangat berharap hal-hal terbaik bagi mereka. Tidak ingin anak mengalami hal-hal yang merugikan dan membahayakan.

  5.  Seorang anak terkadang jika mendapatkan teguran dari orang tua ia akan berusaha menghindar dari kita. Dari sini bagaimanakah cara orang tua memperbaiki hubungan dengan anak yang sempat renggang tersebut?
Lakukan aktivitas yang menyenangkan bagi anak, misal masak bersama,

membersihkan rumah bersama atau melakukan olahraga bersama atau sekedar jalan jalan bersama. Dalam suasana yang menyenangkan
sampaikan pada anak, jika cara menegur orangtua salah, minta ma'af, sampaikan maksud menegur adalah untuk kebaikan. Minta masukan dari anak apa yang ia harapkan dari orangtua untuk membantu anak keluar dari permasalahannya. Beri perhatian saat anak berbicara.

 6.  Sebagai orang tua, terkadang kita merasa apapun yang kita katakana harus dihargai anak, dan kita tidak menyadari bahwa kita terlalu egois yang tentunya hal ini tidak baik juga untuk psikologi anak. Menurut ibu bagaimana cara agar kita sebagai orang tua tidak menjadi orang tua yang egois?
Hargai anak dengan sikap yang tepat. Beri anak kesempatan mengemukakan pendapat dan dengarkan apa yang disampaikan anak, jangan remehkan pendapat anak. Jika
Ada hal yang kurang tepat, luruskan sikap anak dengan menjelaskan berbagai alasan sehingga anak mengerti. Sering anak dilarang melakukan sesuatu tanpa penjelasan, sehingga mereka berontak. Ini tentu hanya akan menyulitkan orangtua. Lakukan pendekatan dengan sabar, sampaikan segala sesuatu tidak dengan tergesa-gesa dan memaksa anak menerima. Segala yang dipaksakan tanpa penjelasan yang dapat dimengerti akan menimbulkan perlawanan anak atau nurut tapi karena takut.

 7.  Adakah kiat-kiat khusus dalam mendidik anak Ibu?
Saya selalu berdo'a kpd Alloh agar dimudahkan menjadi orangtua yang baik dan agar anak-anak dijaga Allah dari segala kejahatan zaman. Serta mereka medapat lingkungan yang baik, pedidikan yang baik, guru dan teman yang baik. Usaha manusiawi adalah dengan terus belajar menjadi orangtua yang lebih baik dengan membaca, diskusi, ikut seminar, dan lain-lain. Lalu menyamakan pemahaman dengan suami dalam mendidik anak. Sejak anak-anak kecil membiasakan berkomunikasi dengan baik dan menjaga kehangatan ikatan kasih sayang, sehingga anak-anak merasa dicintai dan tumbuh menjadi anak yang bahagia.

   8.  Perempuan Indonesia yang  berada di Hong Kong pada umumnya meninggalkan anak di tanah air. Lalu bagaimana peran orang tua dalam mendidik anak karena terbentang jarak yang jauh?
Pilihan yang sangat sulit tentunya untuk memutuskan meninggalkan anak untuk bekerja ke luar negeri. Semoga Allah memudahkan urusan saudara-saudaraku yang terpaksa melakukan hal itu. Tentu langkah awal dalam menjalankan peran sebagai orangtua adalah mendekat kepada Allah dan memohon bimbingan dan kemudahan urusan serta penjagaan terbaik bagi keluarga. Upaya pendekatan kepada Allah dengan ibadah harus dilakukan agar Allah kabulkan doa kita. Bicara dengan baik kepada anak kenapa ibu harus keluar negeri mencari nafkah. Sehingga anak sangat paham bahwa sang ibu sedang berjuang mencari nafkah, bukan meninggalkan anak karena tidak sayang atau hanya untuk bersenang-senang. Hal ini pun harus disampaikan oleh pengasuhnya. Tempatkan anak dalam pengasuhan terbaik, dengan orang yang paling tepat dan amanah untuk mendidik anak. Lakukan komunikasi intensif melalui berbagai media.  Sampaikan pada anak doa dan harapan orangtua.  Ketika berkesempatan liburan menengok anak, beri waktu yang cukup pada anak untuk mencurahkan kerinduan dengan cara-cara yang baik, bukan sekedar memberi hadiah atau bersenang-senang,  tapi juga lakukan ibadah bersama, bicara dari hati ke hati. Ceritakan pengalaman di tempat kerja.

9.  Apa harapan dan pesan ibu untuk pembaca sahabat Iqro yang ada di Hong Kong?
Teruslah belajar melalui berbagai media yang ada dan forum-forum yang diadakan. Misal dengan membaca, berdiskusi mengikuti ceramah. Sebagai orangtua pun kita harus semangat memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri. Jika kita berharap memiliki anak yang sholih dan sholihah, mulailah melakukan kebaikan pada diri sendiri, hal ini akan menimbulkan keberkahan. Apa yang kita lakukan akan menjadi contoh yang baik bagi anak, apa yang kita katakan sesuai dengan perbuatan akan menjadi kata-kata yang berkesan dan dapat mempengaruhi jiwa anak. Semoga Alloh memudahkan urusan kita, amin. (Diani R)

Bioadata Diri Ibu Nurul Hidayati
Nama: Nurul Hidayati, SS.MBA
Tempat tanggal alhir: Klaten, 19 Desember 1968
Nama suami: Drs. Almuzzammil Yusuf
Aktivitas : manager rumah tangga, ketua umum PP Salimah






Menjadi wanita karier yang super sibuk bukan berarti Anda melupan  kewajiban Anda sebagai seorang Istri dan seorang Ibu bagi anak-anak Anda. Sehingga kesibukan dijadikan alasan untuk menghindari kewajiban sebagai seorang wanita. Salah satu kewajiban seorang wanita adalah memasak. Bagi wanita karier tentu memasak ini sangat merepotkan, sehingga bagi sebagian mereka memilih jalan untuk membeli makanan atau menyediakan mie instan bagi suami dan anak. Tersadar atau tidak selain tindakan ini salah, hal seperti juga dapat memicu penyakit pada suami tercinta atau buah hati Anda. Karena makanan yang dibeli belum tentu higienis. Terutama mie instan yang apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan kanker.

            Lalu bagaimana Anda mensiasati hal seperti ini agar keluarga kita sehat? Memasak dari tangan Andalah salah satu kuncinya. Walau sesibuk apapun Anda usahakan memasak untuk keluarga. Berikut tips memasak untuk wanita karier:

1.      Berbelanja di akhir pekan

Berbelanja di akhir pekan dengan menulis semua daftar belanjaan yang akan kita beli. Dengan mencatat semua barang yang akan kita beli ini untuk mempersingkat waktu kita dalam berbelanja. Karena biasanya berbelanja tanpa menggunakan daftar catatan belanja, kita akan lupa apa saja barang yang akan  kita beli, sehingga kita terkesan mondar-mandir di dalam pasar. Padahal pekerjaan di rumah sangat banyak.

2.      Menyimpan Sayur, Ikan dan Daging
Selesai berbelanja simpan sayur dalam koran agar sayur tidak mudah rusak dalam jangka waktu seminggu.  Untuk ikan sebelum di simpan di dalam freeze sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu lalu di simpan dalam plastik atau box container. Untuk daging cuci bersih lalu simpan dalam box container. Simpan di freeze bersama ikan.

3.      Membuat dan Meracik Bumbu Dasar
Membuat bumbu dasar  untuk memasak dapat di lakukan sebulan sekali. Bumbu dasar  yang terdiri dari cabe merah besar, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, dan kemiri ini sebelum di simpan di dalam lemari pendingin sebaiknya di tumis terlebih dahulu atau diberi sedikit minyak goreng, agar bumbu halus ini akan awet. Bumbu dasar ini dapat digunakan unutk memasak balado, rendang, opor, kari, pepes bali dll. Apabila mengunakan bumbu dasar ini tinggal menmabhkan bahan-bahan lainnya saja apabila hendak memasak sesuai masakan hyang akna kita masak.

Sementara irisan bawang putih, cabe, dan jahe dapat disimpan dalam lemari  pendingin dengan menambahkan sedikit minyak goreng agar tahan lama dan tidak bau apabila disimpan dalam lemari pendingin. Sementara bawang merah dapat digoreng sedikit kecoklatan dan disimpan dlaam lemari pendingin. Apabila Anda ingin menumis sayur, irisan-irisan yang tersimpan di botol ini akan memudahkan Anda agar tidak terlalu repot. Irisan ini mampu bertahan selama tiga minggu.

4.      Memasak makanan yang tahan lama di akhir pekan
Makanan yang mampu bertahan selama seminggu ini misalnya  kare, rendang, balado, kering tempe, sambal pedas hati dll. Setiap seminggu sekali Anda usahan memasak makanan yang berjenis seperti ini dalam porsi sesuai kebutuhan keluarga Anda. Lalu simpan makanan ini di box container dan masukkan ke dalam lemari pendingin. Apabila ingin memakannya, Anda hanya tinggal memanasi saja.

5.      Setelah sholat shubuh usahakan untuk membuat sarapan atau menumis sayuran untuk makan siang suami atau anak
Bangun shubuh lalu mengerjakan rutinitas, selain mendatangkan rezeki tapi juga dapat membuat wajah kita terlihat fresh saat bekerja. Jadi manfaatkan waktu ini untuk memasak untuk keluarga tercinta. Agar suami dan anak senantiasa akan menikmati masakan kita dan menghindarkan mereka  mengkonsumsi mie instan atau makan di luar.


Mulai saat ini rubahlah kebiasan Anda dengan memasak makanan yang sehat dan lezat untuk suami tercinta dan buah hati tersayang. Tips ini dapat membatu Anda untuk menyiasati waktu memasak secara cepat dan tidak perlu mengatakan repot lagi. (Diani R)



Memanfaatkan Jejaring Sosial Facebook Semaksimal Mungkin

 

Oleh: Diani Ramadhaniesta

 

          Zaman globalisasi dan serba modern ini, situs jejaring soaial adalah salah satu situs yang banyak digunakan oleh pendududk dunia, baik kalangan orang tua, dewasa, maupun anak-anak. Salah satu cabang dari jejaring sosial yang banyak digunakan oleh Indoesia saat ini adalah Facebook. Berbicara soal jejaring sosial, apa sih jejaring sosial itu sendiri?

 

            Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukkan jalan di mana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh Profesor J.A. Barnes pada tahun 1954.

 

            Layanan yang ditawarkan dari jejaring sosial sangat beragam, diantaranya layanan sosial yang berbasis web yang menyediakan kumpulan cara yang beragam bagi pengguna untuk dapat berinteraksi satu sama lain seperti, chat, messaging, email, chat share, share blog, diskusi, grup, dan lain sebagianya.

 

            Macam-macam cabang dari jejaring sosial diantaranya Facebook, Twitter, Youfriends, Friendster, Ketiker, Hi5, dan My Space. Disini saya akan membahas jejaring sosial Facebook, karena situs yang paling banyak  digunakan di Indonesia.

 

            Facebook adalah salah satu layanan jejaring sosial dan situs web yang diluncurkan pada bulan Februari 2004 yang dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc(13) pada Mei 2012. Facebook didirikan oleh Mark Zuekerberg bersama teman mawasiswanya dari ilmu komputer yaitu Eduardo Saverin, Dustin Moskovit, dan Chris Huges. Facebook memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif. Indonesia sendiri lebih memilih Facebook dibanding cabang jejaring sosial lainnya.

 

            Generasi saat ini lebih tepat dikatakan sebagai generasi merunduk, seperti yang dikatakan dalam film Republik Twitter. Bagaimana tidak, hampir seluruh lapisan masyarakat dimanapun berada selalu berjalan tanpa melihat jalan, melainkan keasyikan dengan Twitter-nya, atau ber-Facebook ria. Pernah suatu ketika saya berlibur bersama teman. Teman saya itu asyik sibuk sendiri dengan dunia Facebok-nya, tanpa memperdulikan saya yang seperti patung yang tidak dianggap. Sepanjang perjalanan dia hanya bermain Facebook saja, tanpa mengerti perasaan saya. Bagi saya sendiri, hari libur itu adalah hari kita untuk saling berbagi kepada teman, bukan untuk berfacebook ria tanpa memperdulikan teman. Pengalaman  yang saya alami di atas adalah, merupakan dampak negatif dari dunia Facebook, ini sama artinya keengganan untuk bergaul di kehidupan sosial.

           

            Tidak disangka jika Facebook juga berdampak pada kejadian perampokan yang pernah terjadi di Sidney, Australia, Selasa, 19 Mei 2012. Kejadian ini dikarenakan seorang gadis yang berumur 17 tahun membantu neneknya menghitung uang pensiunan neneknya yang disimpan dalam bentuk tunai. Gadis itu memfoto tumpukan uang dan mengunggah ke Facebook. Malam di hari yang sama, dua orang perampok mendatangi rumah ibunya di Bundanoon, sebelah tenggara Australia, yang terletak 120 kilometer dari Sidney. Perampok itu meminta uang yang mereka lihat di foto gadis tersebut. Karena si anak tidak berada di rumah, maka perampok itu mengambil sejumlah uang dan harta dari rumah tersebut.

 

            Dampak negatif lainnya yang paling ditakuti oleh pasangan pasutri adalah perceraian. Facebook dituding sebagai situs penghancur suatu tali pernikahan. Banyak kasus bermula dari jejaring sosial ini. Divorce-online firma hukum Inggris, menyatakan 33 persen dari 5000 gugatan cerai ditangani firma itu terkait dengan situs jejaring sosial. Facebook merupakan surganya perselingkuhan berhubungan dengan masalah yang diambil dari metode komunikasi dengan banyak teman dan diawali dari sebuah pesan. Indonesia sendiri tepatnya di kabupaten Bengkulu selama 2012 meningkat akibat faktor keretakan rumah tangga dan diduga kuat terjadi selingkuh melalui komunikasih jejaring sosial.

 

            Sementara faktor positif dari dunia Facebook apabila kita memanfaatkan secara efektif tentu juga banyak dari segi positifnya, seperi berbisnis via online, bergabung di grup yang menambah wawasan anda, saling tukar pikiran, memudahkan keluarga untuk saling berkomunikasi dan lain sebagainya.

 

            Hal-hal yang perlu anda perhatikan dalam ber-Facebook ria:

1.      Jangan mudah percaya dengan rayuan lelaki yang ada di dunia maya. Jika memang Anda   menyukainya, telusuri kebenarannya apakah dia benar-benar masih lajang atau beristri. Jika dia telah beristri, pikirkan dua kali, jangan sampai hanya cinta Facebook membuat mata hati anda buta.

2.      Hindarkan mengunggah uang ke Facebook, ini untuk menghindari kejadian perampokan yang pernah terjadi di Australia.

3.      Untuk pasutri, ada baiknya anda saling bertukar password, jika memang ingin ber-Facebook ria.

4.      Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan untuk buah hati Anda, ada baiknya anda meminta password dari anak anda. Dan mengecek jika Anda mempunya waktu luang. Hal ini untuk mengindari kasus penculikan atau pemerkosaan(khususnya bagi anak perempuan).

5.      Jika anda memang ingin berkopi darat dengan teman Facebook Anda, ajaklah teman Anda. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penculikan, kekerasan, atau pemerkosaan.

6.      Jika Anda mempunya teman di Facebook, dan mengunggah foto atau mengupdate status yang tidak senonoh, lebih baik anda blokir saja dia.

7.      Bergabunglah di grup yang dapat membuat anda berwawasan luas dan menjadikan kepribadian anda menjadi lebih baik.

8.      Jika Anda bersama teman Anda, hindarilah bermain Facebook, dengan begitu kita menghormati dia dan menghargai teman kita tersebut.

 

Nah, mulai saat ini buatlah skala prioritas anda jika ingin ber-Facebook ria. Saring segera mungkin hal-hal yang akan membahayakan anda. Anda akan mendapatkan banyak manfaat positif dari jejaring sosial Facebook, jika anda mampu menjalani ke-8 hal di atas.